Bekasi, 31 Agustus 2026 – Kebakaran yang melanda pabrik PT Prakarsa Alam Segar (PT PAS), produsen Mie Sedaap di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, masih dalam penanganan petugas setelah sekitar 6,5 jam berlalu sejak laporan diterima. Hingga Senin (31/8/2026) dini hari, petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Kebakaran diketahui terjadi di area gudang pabrik yang berada di kawasan Kaliabang Bungur, Kelurahan Pejuang.
Petugas terus melakukan penanganan hingga memasuki Senin dini hari. Sekitar pukul 02.00 WIB, api utama dilaporkan sudah tidak menyala, tetapi proses pendinginan masih berlangsung untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Tujuh Unit Damkar Dikerahkan
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Sebanyak 42 personel turut dilibatkan untuk menangani kebakaran dan memastikan area terdampak dapat dikendalikan.
Selain armada pemadam, dua unit kendaraan penyelamat juga diterjunkan untuk mendukung proses penanganan di lokasi pabrik.
Petugas masih melakukan pendinginan karena material yang berada di area gudang berpotensi menyimpan panas dan memunculkan kembali api. Proses ini menjadi tahap penting sebelum lokasi dinyatakan sepenuhnya aman.
Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Hingga proses penanganan berlangsung, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Petugas masih fokus melakukan pemadaman dan pendinginan sehingga pemeriksaan lebih lanjut terkait sumber api belum dapat dilakukan secara menyeluruh.
Informasi awal menyebutkan area yang terdampak merupakan bagian gudang pabrik. Namun, rincian mengenai luas area yang terbakar maupun nilai kerugian masih menunggu pendataan dari pihak terkait.
Pemadaman Berlanjut hingga Dini Hari
Meski kobaran api telah berhasil dikendalikan, petugas belum meninggalkan lokasi. Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali.
Kebakaran di fasilitas produksi PT PAS tersebut menjadi perhatian karena asap dan kobaran api terlihat dari kawasan sekitar. Petugas terus berjibaku hingga kondisi dinilai cukup aman untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah proses pendinginan selesai, petugas terkait akan melakukan penanganan lanjutan untuk mengetahui penyebab kebakaran serta memastikan dampak yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut.





