
11 Juli 2025
Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Muda Indonesia (PPMI) dalam Kongres Nasional I yang digelar di Yogyakarta, Jumat, 11 Juli 2025. Pelantikan ini menandai langkah serius Gibran dalam membangun wadah politik baru yang mengusung semangat politik muda, bersih, dan digital.
PPMI merupakan partai politik baru yang didirikan awal 2024 dan mendapat verifikasi penuh oleh KPU pada Januari 2025. Dalam pidato pelantikannya, Gibran menegaskan visi partai sebagai “ruang gerak generasi muda untuk berkarya dalam politik yang solutif dan tanpa drama.”
Visi dan Arah Gerakan PPMI
Gibran menekankan bahwa partainya akan fokus pada:
-
Inovasi dan teknologi sebagai motor kebijakan nasional
-
Reformasi birokrasi dengan pendekatan digitalisasi
-
Transparansi anggaran dan pengawasan publik real-time
-
Pendidikan vokasi dan ekonomi kreatif untuk anak muda
-
Gerakan politik tanpa polarisasi dan tanpa politik identitas
Partai ini juga mencanangkan program “100 Startup Satu Desa”, yaitu kolaborasi inkubator bisnis digital dengan desa-desa di Indonesia Timur.
Tokoh Muda dan Struktur Organisasi
Menariknya, kepengurusan partai didominasi tokoh muda di bawah 40 tahun dari berbagai latar belakang, termasuk:
-
Najwa Shihab (penasihat kehormatan)
-
Putri Tanjung (Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif)
-
Jerome Polin (Kepala Bidang EduTech & Diaspora)
-
Tsamara Amany (Sekretaris Jenderal)
PPMI juga menggandeng puluhan komunitas digital, inkubator startup, dan organisasi mahasiswa untuk memperluas jaringan sosial politik.
Tantangan dan Proyeksi Politik 2029
Meski baru terbentuk, sejumlah survei lembaga nasional menunjukkan tingkat keterkenalan PPMI melonjak 42% dalam 6 bulan terakhir. Analis politik menilai bahwa Gibran memiliki modal elektoral kuat dari jejak digital dan kinerja selama menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.
Namun, tantangan terbesar PPMI akan datang dari:
-
Sengitnya kontestasi antar partai besar
-
Resistensi dari elite politik lama
-
Penetrasi ke daerah dengan tingkat literasi digital rendah
PPMI menargetkan minimal 40 kursi DPR RI pada Pemilu 2029 dan menjadi partai papan tengah dengan basis urban dan milenial.
Kesimpulan
Pelantikan Gibran sebagai Ketum PPMI menandai munculnya babak baru dalam peta politik Indonesia: politik yang digerakkan oleh generasi muda, berbasis data, dan menghindari cara lama. Apakah PPMI bisa menembus dominasi partai lama dan membawa reformasi nyata? Waktu dan kerja nyata akan menjawabnya.